Pengertian Syirik
Tuesday, 11 November 2025 Oleh Admin
Syirik dalam Islam: Pengertian dan Dalil
Pengertian Syirik:
Syirik dalam bahasa Arab berasal dari kata "شَرَكَ" (syaraka), yang berarti bersekutu atau berpartner. Dalam konteks agama, syirik berarti menyekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya, yang secara teologis dianggap sebagai dosa terbesar. Syirik adalah pelanggaran terhadap prinsip tauhid, yaitu pengesaan Allah. Ada dua bentuk syirik yang dikenal dalam Islam, yaitu syirik akbar (syirik besar) dan syirik asghar (syirik kecil).
1. Syirik Akbar (Syirik Besar):
Syirik akbar adalah perbuatan atau keyakinan yang menyekutukan Allah dengan yang lain secara jelas. Contoh dari syirik akbar adalah:
-
Menyembah selain Allah.
-
Berdoa atau memohon kepada selain Allah.
-
Menganggap bahwa ada tuhan selain Allah.
Dalil tentang Syirik Akbar:
Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah An-Nisa ayat 48:
قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya."
(QS. An-Nisa: 48)
Ayat ini menegaskan bahwa syirik adalah dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah, sementara dosa-dosa selain syirik, jika seseorang bertobat, dapat diampuni oleh Allah.
2. Syirik Asghar (Syirik Kecil):
Syirik kecil adalah perbuatan yang tidak secara langsung menyekutukan Allah, tetapi dapat membuka jalan menuju syirik akbar. Contoh syirik kecil meliputi:
-
Riya’ (melakukan ibadah agar dilihat oleh orang lain).
-
Menggunakan jimat atau benda yang dianggap dapat membawa berkah selain Allah.
Dalil tentang Syirik Asghar:
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits riwayat Imam Ahmad:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
"إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكَ الْأَصْغَرُ"
"Sesungguhnya yang paling aku takutkan pada kalian adalah syirik kecil."
(HR. Ahmad)
Hadis ini menunjukkan bahwa syirik kecil adalah hal yang harus dihindari oleh umat Islam, karena meskipun tidak langsung menyekutukan Allah, syirik kecil dapat membuka jalan menuju syirik besar.
Dampak Syirik dalam Islam:
Syirik dianggap sebagai dosa terbesar dalam Islam, yang dapat menghapuskan amal perbuatan seseorang dan mengeluarkan pelakunya dari Islam. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Ma'idah ayat 72:
قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَقَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan berkata, 'Sesungguhnya Allah adalah salah satu dari tiga'."
(QS. Al-Ma'idah: 72)
Ayat ini menunjukkan bahwa menyekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya (termasuk dalam bentuk trinitas) adalah salah satu bentuk syirik yang sangat dilarang dalam Islam.
Kesimpulan:
Syirik merupakan dosa terbesar dalam Islam, dan seorang Muslim harus menjaga dirinya dari segala bentuk syirik, baik itu syirik akbar (besar) maupun syirik asghar (kecil). Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk hanya menyembah Allah semata, tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu atau siapapun. Semua bentuk ibadah dan doa seharusnya hanya ditujukan kepada Allah, yang Maha Esa.
Wallahu a’lam bish-shawab
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ditulis oleh: Dindin Ahmad Tohidin (Mubaligh PC Pemuda Persis Banjaran)
Disampaikan pada kegiatan Halaqah 1 (Halaqah Pasca Ma'ruf) PC Pemuda Persis Banjaran
Cari Berita
Berita Populer
Suksesnya Kegiatan CraftPreuneur dalam Mengembangkan Kreativitas dan Bisnis di Pemudi Persis Banjaran
PC Pemudi Persis Banjaran selenggarakan Pra Ma'ruf
PC Pemuda Persis Banjaran inisiasi Program Mubahatsah
Kajian Populer
Pengajian Ahad PC Persis Banjaran 11 Januari 2026 (Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag)
Mengenal Penegakan Hukum
Karakteristik Tindak Pidana Korupsi sebagai Kejahatan Luar Biasa